Siswa siswi SMKN 3 Kuningan melaksanakan pebekalan mata pelajaran matematika


Pada hari Selasa 23 maret 2010 siswa siswi SMKN 3 Kuningan melaksanakan pembekalan mata pelajaran metematika untuk menghadapi UN (Ujian Nasional) Matematika di keesokan harinya, kegiatan ini bertujuan agar siswa lebih siap lagi menghadapi UN Matematika serta sebagai wujud komitmen sekolah untuk mendukung suksesnya UN di tahun 2010 ini. Adapun kegiatan ini dibimbing oleh bapak Drs.H Syaefulloh yang juga sebagai wakasek dan guru Matematika senior di SMKN 3 Kuningan, kegiatan berlangsung selama sekitar 2 jam, meliputi pembahasan soal dan bagaimana cara penyelesaiannya.


Sisi positif diadakannya kegiatan ini adalah siswa menjadi lebih paham dan lebih percaya diri untuk menghadapi UN Matematika kali ini. Selama kegiatan para siswa sangat antusias dan memberikan respon yang baik atas kegiatan ini. Dan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang di adakan SMKN 3 Kuningan. Semua ini menunjukan bahwa SMKN 3 Kuningan merupakan sekolah yang baik dan memiliki komitmen yang kuat untuk mencerdaskan siswa-siswinya.

» Read More...

Pentingnya Servis Berkala


Bagi pemilik kendaraan kadang terasa agak berat untuk melakukan servis berkala untuk kendaraanya, sehingga terkadang lebih memilih bengkel yang murah meskipun kualitasnya tidak terjamin bahkan ada yang mengabaikan servis berkala.
Betapa pentingya servis berkala di kerenakan memang setiap komponen atau parts memiliki waktu pakai yang jika diabaikan akan merembet ke bagian lain, tentu kerugian yang akan di dapat pastinya lebih besar, maka tak ada salahnya kita berdisiplin untuk melakukan servis berkala.
Penting bagi para pemilik untuk mengetahui apa-apa saja pekerjaan di setiap periode servis berkala, maka berikut penjelasannya.


Pada 1.000 km

Penganalisaan dan pengaturan:
Emisi gas buang, chasis dan bodi, oli mesin, sistem dan saluran pendinginan mesin, minyak (rem, kopling, & power steering).

Pada 10.000, 30.000, 50.000, 70.000 & 90.000 km

Pekerjaan di Servis Berkala 1.000 km dan,
Penggantian oli mesin.
Penganalisaan dan pengaturan:
Performa mesin, sistem rem, serta ban (Tekanan Ban, Ban di rotasi + di balancing roda depan)

Pada 20.000, 60.000 & 100.000 km

pekerjaan di Servis Berkala 10.000 km dan,
Penganalisaan dan pengaturan:
Fuel supply system, sistem kemudi dan suspensi kendaraan.

Pada 40.000, 80.000 & 120.000 km

Semua pekerjaan di Servis Berkala 20.000 km dan,
Penggantian busi.
Penggantian oli (oli transmisi (MTF/ATF) dan oli diferensial (MTF)).
Penggantian minyak rem dan saringan udara.
Penggantian saringan bahan bakar (tiap kelipatan 80.000 km)
Penganalisaan dan pengaturan:
Charcoal canister untuk menjamin emisi gas buang aman bagi penumpang dan lingkungan.


» Read More...

Merawat Mesin Injeksi Sendiri


Jangan antipati dulu dengan perawatan mesin injeksi. Teknologi mesin modern justru mempermudah perawatan sebuah kendaraan. Tentu jika tahu caranya. Nah, buat mesin injeksi, tak perlu melakukan penyetelan sendiri yang ribet dan butuh alat khusus. Bisa pakai alat sederhana dan dilakukan sendiri di garasi rumah.
Meski dirancang hampir minim perawatan dan penyetelan, mesin injeksi bensin perlu juga diperhatikan. Utamanya proses pembersihan di komponen-komponen kontrol utama yang mengatur kerja mesin. Usia pakai, udara kotor dan iklim lembab membuat perawatan mesin injeksi sebaiknya dilakukan secara rutin. Buat mobil yang dipakai hampir setiap hari, sebaiknya lakukan servis mandiri setiap 5.000 km atau sekitar 3 bulan sekah.

THROTTLE BODY
Komponen ini tak perlu penyetelan namun harus sering dibersihkan. Fungsinya untuk mengatur udara yang masuk ke dalam mesin. Filter udara yang jarang dibersihkan ditambah lingkungan yang berdebu menimbulkan gum (jelaga hitam yang lengket) di dalam throttle body. Jika terus dibiarkan, gum ini akan mengacaukan kerja sensor throttle (Throttle Position ;vnsot/TPS) hingga paling parah membuat putaran mesin pincang.
Gum ini lengket dan agak sulit dibersihkan, namun di pasaran ada cairan khusus yang memang dibuat untuk mengikis kotoran membandel tersebut. sebaiknya pilih yang memang dirancang khusus untuk mesin injeksi (injection cleaner), jangan carburettor cleaner karena sifat kimia bahan pembersihnya rentan merusak servo idle speed.

Cara membersihkan bisa dilakukan dengan penyemprotan langsung ke throttle saat mesin hidup sambil dijaga agar mesin tidak sampai mati. Skep kabel gas bisa ditahan pakai tangan sembari cairan pembersih disemprotkan ke mulut throttle. Jika dirasa sudah bersih, segera matikan mesin. Setelah sekitar 15 menit kemudian, start kembali mesin dan `mainkan' pedal gas hingga 5.000-6.000 rpm. Maksudnya agar sisa kerak yang terkikis mampu terbuang tuntas melalui gas buang.
Cara pembersihan kedua dilakukan bila throttle body sudah terlampau kotor. Untuk ini Anda perlu membongkar dengan melepas baut pemegang throttle body ke saluran intake. Meski sedikit ribet, proses ini menjamin pembersihan yang tuntas. Lepas kabel TPS atau sensor lainnya yang Hempel di throttle body sebelum memisahkannya dari saluran intake. Cairan pembersih yang dipakai sama dengan cars pertama. Jangan lupa memasang kembali kabel ke sensor yang dilepas tali saat merakit kembali.
SENSOR
Ada lebih dari sepuluh sensor di mesin injeksi, mulai dari sensor pengapian, nosel injektor, throttle position, idle, suhu air pendingin, dan lainnya. Cara mengetahui komponen ini cukup mudah. Hampir semua memiliki kabel yang terhubung ke ECU.
Kondisi iklim yang lembab dan berdebu membuat konektor kelistrikan sensor menjadi kotor. Kotoran yang berupa kerak putih kehijauan ini tentu akan menghambat sinyal yang dikirimkan ke ECU. Indikatornya mulai yang teringan, mesin mberebet hingga paling berat mati total. Umumnya juga disertai lampu indikator CHECK ENGINE yang menyala saat mesin bekerja.
Solusinya simpel saja, konektor yang kotor tadi dibersihkan. Biar hasilnya maksimal, manfaatkan contactcleaner yang memang khusus dibuat untuk membersihkan konektor kelistrikan. Tak harus memakai contact clener yang khusus buat otomotif, produk pendukung elektronik juga bisa digunakan. Intinya, cairan kimia tersebut mampu mengikis kerak dan kotoran hingga aliran tegangan listrik lancar kembali.
Sebagian sensor cukup dengan men¬cabut konektornya saja setelah menekan klip pengunci. Namun di beberapa sensor telah dilengkapi klip pengunci berbentuk kawat. Buat model seperti ini, cungkil klip lebih dulu sebelum menarik konektor lepas dari dudukannya. Pasang kembali klip kawat sebelum mencolokkan konektor kembali. Semprot poin kontak di tengah konektor hingga bersih.
Letak konektor di tiap mobil berbeda, namun pastikan seluruh konektor sensor mulai nosel injektor, airflow (mass sensor), throttle position, oksigen, hingga distributor (crank angle) bebas dari kerak atau kotoran.

FILTER BENSIN DAN UDARA
Suplai bensin yang tersendat bisa diakibatkan filter bensin yang mampat akibat kotoran. Meski usia pakai filter bensin mesin injeksi lebih lama dari karburator, jika sudah kotor wajib pula diganti atau dibersihkan. Pembersihan sebaiknya tiap 20.000 km dan diganti tiap 40.000 km. Kondisi tangki bensin yang jarang terisi penuh akan mempercepat kotoran menyumbat saringan.
Proses pembersihannya harus melepas filter dari dudukan. Pada mobil Jepang terletak di dekat firewall. Lepas slang bensin masuk dan keluar lebih dulu sebelum melepasnya dari dudukannya. Tiup dari arah bensin masuk (umumnya tertera di bodi filter saluran masuk dan keluar bensin) hingga kotoran beserta sisa bensin terdorong keluar. Ulangi beberapa kali dengan memasukkan bensin ke dalamnya sambil dikocok-kocok sampai bensin yang keluar bersih.
Buat saringan udara juga perlu perhatian lebih daripada mesin karburator. Soalnya aliran udara yang terhambat akan terdeteksi sensor dan mempengaruhi kinerja mesin. Bukan tak mungkin jika terus dibiarkan akan merusak ECU. Makanya, kebersihan filter udara di mesin injeksi harus selalu dijaga.
TERMINAL AKI
Nyawa mesin injeksi bertumpu pads pasokan listrik yang stabil. Nah, selain alternator, kondisi aki juga wajib dijaga agar suplai tegangan ke ECU dan sensor berlangsung normal saat pertama kali mesin distart. tak hanya mameriksa volume air aki, terminalnya juga harus bebas dari kotoran atau kerak. Suplai tegangan yang tersendat membuat kinerja ECU dan mesin berputar abnormal saat distart.
Bersihkan terminal memakai cairan penetran semprot dan lindungi dengan gemuk pelumas agar tak cepat menimbulkan kerak putih di terminal. Sebaiknya tak melepas terminal aki terutama di mobil-mobil injeksi mutakhir yang dilengkapi immobilizer. Soalnya, melepas terminal aki terlalu lama (umumnya sekitar 5-15 menit lebih) akan mengunci ECU dan butuh sistem pembuka yang hanya ada di bengkel resmi.
BUSI
Seperti juga mesin bensin lain, busi di mesin injeksi perlu dibersihkan. Utamanya dari tumpukan kerak di ujung elektrodenya. Tak perlu ganti bila elektrode masih tebal, cukup kikis kerak dengan sikat kawat. Sebaiknya tak mengganti busi dengan spesifikasi di luar rekomendasi pabrikan. Jika hal ini dilanggar, risiko ECU rusak akibat resistensi busi yang tak cocok sangat mungkin terjadi.



» Read More...

Pelaksanaan Ujian Praktek Kejuruan Atau Uji Kompetensi Jurusan Otomotif 2009/2010



Ujian Praktek Kejuruan atau UJi Kompetensi (Ujikom) untuk tahun 2010 akan dilaksanakan di minggu ke.1 sd. Ke.2 bulan Pebruari 2010 lebih awal 1 bulan bila di bandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Di Ujian Praktek kali ini ada hal yang berbeda yakni untuk jurusan otomotif sendiri akan dilaksanakan pada 6 buah unit kendaraan berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan hanya pada engine stand, adapun unit kendaraan-kendaraannya yaitu:

1 unit Daihatsu Luxio

1 unit Toyota Avanza

1 unit Daihatsu Xenia

1 unit Mitsubishi Colt T120

1 unit Chevrolet Luv

1 unit Isuzu Panther

Dengan dilaksanakannya Ujian Praktek Kejuruan atau uji kompetensi (Ujikom) pada unit kendaraan yang sebenarnya diharapkan siswa dapat lebih merasakan dan memahami kondisi di dunia Industri yang sebenarnya, ini juga merupakan wujud komitmen SMKN 3 Kuningan untuk meningkatkan mutu pendidikan mereka.

Ujikom ini terlaksana atas kerjasama SMKN 3 Kuningan dengan pihak industri juga yakni dengan Daihatsu Soekarno Hatta Bandung, dengan adanya kerjasama tersebut maka siswa bisa mendapatkan sertifikat kompetensi dari industri sebagai modal untuk melamar kerja.

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut tidaklah mudah, siswa harus sudah berkompeten terhadap perawatan berkala 10.000 KM. dan mendapat poin penilaian minimal 83., hal ini tidaklah terlalu sulit mengingat siswa SMKN 3 Kuningan yang pintar dan kompeten, maka tak salah jika Industri pun saling berbondong-bondong mencari tenaga kerja dari SMKN 3 Kuningan.

» Read More...

Gejala steer avanza atau Rush Narik ke kiri


Masalah ini sangat vital bagi kendaraan di mana jika sterr gak stabil bisa kehilangan arah kemudi dan terjadilah kecelakaan. Berikut pembahasannya:

Gejala

Kendaraan dikategorikan mengalami problem narik ke kiri apabila:
- Jika pengendara melepas roda kemudi saat pengendaraan lurus, kendaraan akan
cenderung narik ke kiri dengan sendirinya.
- Jika dalam pengendaraan lurus, tangan pengendara terasa lebih berat menahan
roda kemudi agar kendaraan tetap lurus (agar kendaraan tidak narik ke kiri).

Prosedur Perbaikan

Jika menemukan kendaraan dengan gejala diatas, lakukan pemeriksaan kondisi ban,
tinggi kendaraan, pemeriksaan dan penyetelan toe in, pemeriksaan sudut roda,
pemeriksaan camber dan caster seperti yang ada di Repair manual.
Apabila setelah pemeriksaan diperlukan penyetelan camber, maka lakukan
penggantian baut Knuckle yang mempunyai diameter yang lebih kecil yang dapat
diperoleh melalui Monitor dealer.



Jika problem belum teratasi setelah penggantian baut, informasikan kepada Dealer bersangkutan.

» Read More...

Fenomena Gas Buang Hitam


Materi yang kali ini mengenai fenomena gas buang (exhaust gas) yang berwarna hitam pada mesin diesel 2KD

(Fortuner dan Innova). :-D **semoga bermanfaat

Fenomena

1. Gas buang berwarna hitam keluar dari muffler pada saat akselerasi.

2. Tidak ada kelainan baik tenaga, maupun kondisi putaran mesin.

Prosedur Penanganan

Jika menemukan fenomena seperti tersebut di atas, maka lakukan penanganan :

1. Ikuti langkah-langkah pemeriksaan dan pembersihan

2. Lakukan langkah pencegahan (preventive) dengan melakukan akselerasi full throttle

(~ 4000 rpm) pada saat unit melakukan regular service di dealer.





1. Pembersihan air cleaner pipe dengan part cleaner.





2. Pembersihan Throttle Body dengan part cleaner.





3. Pembersihan EGR Valve dengan part cleaner

4. Pembersihan Intake Manifold dengan steam water





5. Pembersihan Injector Nozzle

6. Pembersihan Turbocharger



7. Pembersihan Exhaust Manifold Converter dengan air blow





8. Pembersihan Front Exhaust Pipe dengan steam water


9. Pembersihan Center Exhaust Pipe dengan steam water

10. Pembersihan Tail exhaust Pipe dengan steam water






» Read More...